0 Comments

Mobil yang lebih sering terparkir di rumah sering dianggap tidak membutuhkan banyak perhatian karena jarang digunakan. Logikanya memang terdengar masuk akal: kalau kilometer tidak bertambah dan mesin jarang bekerja, seharusnya komponen mobil juga tidak cepat mengalami penurunan kondisi.

Kenyataannya, mobil jarang dipakai tetap membutuhkan perawatan. Beberapa bagian kendaraan justru bisa mengalami masalah karena terlalu lama diam. Aki dapat kehilangan daya, tekanan ban bisa berkurang, cairan kendaraan tetap perlu diperhatikan, sementara debu dan kelembapan dapat memengaruhi kondisi bagian tertentu.

Bukan berarti mobil harus digunakan setiap hari. Hal yang lebih penting adalah mengetahui bagian apa saja yang perlu diperhatikan ketika kendaraan lebih banyak menghabiskan waktu di garasi.

Aki Menjadi Salah Satu Bagian yang Perlu Diperhatikan

Ketika mobil tidak digunakan dalam waktu cukup lama, aki tetap dapat kehilangan daya secara perlahan.

Beberapa sistem elektronik kendaraan masih membutuhkan sedikit listrik meskipun mesin sedang mati. Jika mobil terus dibiarkan tanpa digunakan, daya aki pada akhirnya dapat berkurang.

Salah satu tanda yang paling mudah dirasakan adalah mesin menjadi lebih sulit dinyalakan dibanding biasanya.

Kondisi setiap kendaraan tentunya berbeda. Usia aki, tipe kendaraan, perangkat elektronik yang terpasang, dan kondisi penyimpanan juga dapat memengaruhi seberapa cepat daya aki berkurang.

Karena itu, kondisi aki menjadi salah satu hal pertama yang sebaiknya diperhatikan dalam perawatan mobil jarang dipakai.

Ban Tetap Bisa Kehilangan Tekanan

Mobil tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mengalami perubahan tekanan ban.

Ban dapat kehilangan tekanan secara bertahap meskipun kendaraan hanya terparkir. Jika mobil berada pada posisi yang sama dalam waktu sangat lama, beban kendaraan juga terus bertumpu pada area ban yang sama.

Sebelum kembali menggunakan mobil setelah lama terparkir, periksa tekanan seluruh ban dan lihat kondisi fisiknya.

Perhatikan apakah terdapat retakan, benjolan, atau perubahan bentuk yang terlihat tidak normal. Tekanan ban sebaiknya mengikuti rekomendasi produsen kendaraan, bukan sekadar berdasarkan perkiraan.

Cairan Kendaraan Jangan Dilupakan

Meski mobil jarang berjalan, beberapa cairan kendaraan tetap perlu diperiksa.

Oli mesin adalah salah satu yang paling sering diperhatikan, tetapi bukan satu-satunya. Kendaraan juga memiliki coolant, minyak rem, cairan washer, dan cairan lainnya tergantung model serta sistem yang digunakan.

Jadwal penggantian beberapa cairan juga tidak selalu ditentukan berdasarkan jarak tempuh saja. Waktu penggunaan dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Cara paling aman adalah mengikuti jadwal dan spesifikasi yang tercantum dalam buku manual kendaraan.

Jangan Hanya Menyalakan Mesin Sebentar

Ada anggapan bahwa mobil yang jarang dipakai cukup dinyalakan beberapa menit kemudian dimatikan kembali.

Dalam praktiknya, kebutuhan setiap kendaraan dapat berbeda dan sekadar menyalakan mesin sebentar bukan pengganti penggunaan maupun perawatan kendaraan yang tepat.

Jika kendaraan memang perlu digunakan setelah lama terparkir, periksa kondisinya terlebih dahulu dan gunakan secara wajar sesuai rekomendasi produsen.

Untuk kendaraan yang disimpan dalam jangka sangat panjang, kebutuhan perawatannya juga bisa berbeda dibanding mobil yang hanya tidak digunakan selama beberapa hari.

Perhatikan Tempat Mobil Diparkir

Lokasi penyimpanan punya pengaruh terhadap kondisi kendaraan.

Idealnya mobil berada di tempat yang relatif bersih, memiliki sirkulasi udara baik, serta terlindung dari paparan cuaca secara langsung.

Mobil yang terus terkena panas matahari, hujan, debu, atau kelembapan tentunya membutuhkan perhatian berbeda.

Jika menggunakan cover mobil, pilih cover yang sesuai dan pastikan kondisi kendaraan bersih sebelum ditutup. Kotoran yang terjebak antara cover dan permukaan mobil dapat berpotensi menimbulkan goresan ketika terjadi gesekan.

Interior Juga Perlu Dijaga

Merawat mobil yang jarang dipakai bukan hanya soal mesin dan komponen di balik kap.

Interior yang tertutup dalam waktu lama bisa mengalami bau tidak sedap, terutama jika sebelumnya terdapat kelembapan, sampah, atau sisa makanan di dalam kabin.

Sebelum meninggalkan mobil dalam waktu cukup panjang, bersihkan interior terlebih dahulu.

Pastikan tidak ada makanan tertinggal di dalam kendaraan. Bersihkan karpet dan bagian yang lembap serta perhatikan kondisi kabin ketika mobil kembali digunakan.

Hal sederhana ini membantu menjaga interior tetap nyaman tanpa harus melakukan pembersihan besar setiap kali mobil akan digunakan.

Bersihkan Bagian Eksterior

Debu tetap dapat menempel meskipun kendaraan hanya berada di garasi. Apalagi jika tempat parkir cukup terbuka sehingga mobil masih terkena debu, air hujan, atau kotoran dari lingkungan sekitar.

Membersihkan mobil secara berkala juga memberikan kesempatan untuk melihat kondisi bodi dengan lebih dekat.

Pemilik kendaraan bisa mengetahui apabila terdapat goresan, noda membandel, atau bagian tertentu yang membutuhkan perhatian.

Tidak perlu menunggu mobil terlihat sangat kotor. Menjaga kebersihan secara berkala biasanya jauh lebih mudah daripada membersihkan kotoran yang sudah lama menempel.

Periksa Mobil Sebelum Kembali Digunakan

Setelah mobil lama tidak dipakai, jangan langsung berasumsi semua kondisinya masih sama seperti terakhir kali diparkir.

Lakukan pemeriksaan sederhana terlebih dahulu.

Lihat kondisi dan tekanan ban, periksa apakah terdapat cairan yang terlihat menetes di bawah kendaraan, perhatikan lampu indikator ketika mesin dinyalakan, dan dengarkan apabila muncul suara yang tidak biasa.

Saat mulai berkendara, perhatikan juga apakah respons kendaraan terasa normal.

Apabila terdapat lampu peringatan, suara aneh, masalah pengereman, kebocoran, atau kondisi lain yang mencurigakan, pemeriksaan oleh teknisi yang kompeten lebih baik dilakukan sebelum kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh.

Tetap Ikuti Jadwal Servis Kendaraan

Kesalahan lain yang cukup mudah terjadi adalah menganggap servis hanya diperlukan setelah mobil mencapai jarak tempuh tertentu.

Padahal jadwal perawatan kendaraan dapat mempertimbangkan jarak tempuh maupun periode waktu tertentu.

Artinya, mobil lama tidak dipakai belum tentu membuat seluruh jadwal perawatannya otomatis berhenti.

Periksa buku manual atau jadwal servis kendaraan untuk mengetahui kapan pemeriksaan dan penggantian komponen tertentu direkomendasikan.

Dengan begitu, perawatan dilakukan berdasarkan kebutuhan kendaraan, bukan hanya berdasarkan seberapa sering mobil digunakan.

Mobil Jarang Dipakai Bukan Berarti Bebas Perawatan

Mobil yang jarang digunakan memang tidak mengalami pemakaian yang sama seperti kendaraan harian. Namun, bukan berarti kendaraan tersebut bisa ditinggalkan begitu saja.

Aki, ban, cairan kendaraan, interior, eksterior, hingga kondisi tempat penyimpanan tetap perlu mendapatkan perhatian.

Tidak perlu membuat perawatan menjadi rumit. Pemeriksaan sederhana secara berkala dan mengikuti jadwal perawatan dari produsen sudah menjadi langkah awal yang baik.

Melalui TUA Automobile, kami akan membahas berbagai tips merawat mobil, motor, perawatan kendaraan, dan informasi otomotif lainnya dengan pembahasan yang sederhana serta mudah dipahami pemilik kendaraan sehari-hari.

Related Posts